Langsung ke konten utama

Pos

Jalan-Jalan : Nusa Lembongan + Biaya dan Tips Part.1

HALOOOOOO!

Sudah hampir 2 tahun saya tidak menulis di blog ini. Sepertinya trend blogging juga sudah menghilang digantikan oleh vlog-vlog gitu, ya? Teman-teman blogger saya pada zaman sekolah dulu juga sudah pada menghilang (dan beberapa sudah punya anak!). Saya sendiri pernah berniat untuk bikin vlog ala-ala anak muda zaman sekarang tapi apadaya terlalu malu untuk ngomong di depan kamera dan malas untuk editing videonya...

Anyways, I'm going to share my recent trip to Nusa Lembongan on May 2017.

Pelabuhan Mushroom Bay, Nusa Lembongan.
Pertama, yang harus kamu lakukan adalah : Beli tiket ke Bali! Kecuali memang sudah tinggal di Bali.. Terserah deh mau naik pesawat, bus, kereta, kapal laut, kapal api.

Kedua, setelah tiba di Bali, pergilah ke Sanur dan menuju booth penjualan tiket speedboat/slowboat yang ada di depan pantainya. Ada banyak sekali booth penjualan tiket namun saya menggunakan Optasal. Harga tiket untuk lokal adalah Rp.200.000 PP. Kami membeli tiket PP dengan tiket pulan…
Pos terbaru

Derawan Islands, Indonesia.

Hello! So, it’s been like… 4 years since the last time I wrote something? Haha.
OK. I’m gonna write this in English cause I realize that my English sucks and I need to improve it. Practice makes perfect, no? Several months ago, on March 2015 to be exact, I had a chance to visit Derawan Islands in East Kalimantan, Indonesia. And here goes the story..
On 26 March, Anna, a German friend of mine, texted me at 2.14 AM. Yep. A freaking M. She said good morning (morning she said?!) and told me to get ready cause we had a flight to catch at 5 AM. Around 4 AM we already arrived at Soekarno Hatta and met other Kakaban (the name of the agency) tour’s participants.
After 2.5 hours flight from Jakarta to Tarakan we finally arrived in Kalimantan! Yeay! We had lunch and went straight to Derawan Islands by a boat with a crazy captain called Dwi with a boat named Dwi Putra.
We spent around 5 hours in the boat, with a crazy captain, on a high tide (I think it was because of the tide that we needed 5 h…

2 Minggu di London

Hal-hal yang paling gue inget selama Homestay bersama EF Language Travel (20 Juni 2011-4 Juli 2011) :

- Mansfield Road Gue tinggal disana selama 2 minggu, bersama keluarga angkat yang baiiik banget (dan kebetulan muslim juga).
- Bus nomer 24 Dari Mansfield Road menuju Euston (tempat UCL berada, EF London menyewa gedung di UCL untuk dijadikan sekolah bagi kami) menaiki bus nomer 24 tujuan Pimlico. Pulangnya menaiki bus nomer 24 dari Warren Street-Mansfield Road (tujuan Hampstead Heath). Selama 2 minggu menaiki bus ini, jadi agak-agak rindu gimana gitu hahaha.
(Pemandangan diatas bus double decker)
- Sainsbury's Indomaretnya orang Inggris, tempat favorit gue dikala sedang lapar. Ayam pedasnya mantab, jualan nasi juga, cocok di kantong harganya.
(ayam+nasi)
- Camden Market Sebelum ke London emang gue udah yakin kalo ini pasar bakal asik banget, dan ternyata benar! Wajib banget kesana. Saran gue sih kalo mau beli oleh-oleh ya ke Camden Market saja. Mau makanan? Oh banyak banget pilihannya. Te…

Makan dan Belanja Murah di London

Hah..
Tidak terasa sudah seminggu berlalu sejak gue meninggalkan London. Gue tinggal di London selama 2 minggu, mengikuti program EF Language Travel (homestay).
Di London, segalanya mahal, mulai dari pipis di stasiun underground yang tarifnya 30 pence sampai gantungan kunci/magnet kulkas yang harganya lebih dari 1 pound. 1 pound kan Rp.14000. Sakit hati banget deh disana hahaha.
Makanan? Jangan ditanya.. Mahal-mahal banget. Di Euston Underground Station (deket University College of London, tempat gue belajar english bersama EF), gue suka makan makanan Jepang, udon, yang harganya 5 pound. Enak? Biasa aja tuh. Makan di Burger King juga kisaran harganya segitu, burger kurang lebih 4 pound.
Nah, berhubung gue orangnya kere dan sangat pelit. Maka inilah tips makan murah di London ala gue :
-Makanlah di restoran KFC-KFCan, seperti Dixy Chicken atau Chicken Cottage, tersebar diseluruh London. Harganya lumayan murahlah (dibanding yang lain), apalagi kalo beli paket family, makan rame-rame, patunga…

Akhirnya Nulis Lagi

Aaaa....

Lalalalalalala.....

*Gatau mau nulis apa*

Oke, udah hampir setahun ya gue udah ga nulis-nulis lagi disini, uuh.. Waktu terasa sangat cepat. Banyak banget yang terjadi selama gue ga nulis-nulis, diantaranya :
- Gue makin cantik
- Ikan gue beranak banyak *gapenting*
- Gue udah ketrima kuliah di PTS di Jakarta
- Banyak lah, saking banyaknya gue sampe lupa

Karena bingung mau nulis apa, jadi gue mau menceritakan kehidupan gue di bulan Desember, antara lain saat sekolah gue kedatangan Rhoma Irama, iya benar, satria bergitar datang ke sekolah gue, tapi bukan buat nyanyi sih melainkan ceramah.

Waktu dia menginjakkan kaki ke sekolah gue, yang pertama gue pikirkan : Bulu dada, bulu dada, bulu dada, lalu berharap sapatau anaknya Rhoma dateng juga *ngarep*



=================================================

Terus tentang liburan gue :
26 Desember 2010

Gue ada di Kudus, kondangan, terus mampir ke Masjid Menara Kudus

Disana jangan harap bisa shalat karena masjidnya udah penuuuuuh banget

27 Desember 2010 (…

Review : Eclipse

Udah dari minggu lalu gue pengeeeen banget nonton (sambil menghinadina) kelajutan dari film Munyun yang merupakan sekuel ketiga dari Twilight Saga. Oke, gue mau ngejelasin sedikit seputar Twilight Saga ini, jadi ini merupakan cerita tentang si Bella Soang Swan yang jatuh cinta pada seekor/seorang vampire yang di bukunya ganteng dan filmnya menurut gue mukanya terlalu kotak mirip sponge bob, Edward Cullen (diperankan Robert Pattinson), namun cinta mereka ini banyak halangannya, diantaranya karena Bella suka juga sama Jacob, seekor/seorang serigala jadi-jadian.


Ehm.. Mari gue mulai reviewnya.

Jreng-jreng Adegan awal (kedua dari awal sebenarnya, halah) di film ini sudah menunjukan akan seperti apa filmnya : penuh adegan mmuah-mmuahan . Yah.. Maka dari itulah, film ini kategorinya : film dewasa. Berbeda dengan seri pendahulunya : film remaja.

Oiya, melihat si Edward yang di adegan awal-awal ini, sungguh mengingatkan gue akan pasangan seleb kita, ya.. Raffi Ahmad dan Yuni Shara. Tatapan Edy …

Sore di Pantai Kwaru

Sudah dari berbulan-bulan yang lalu gue merencanakan pergi ke sebuah pantai yang belum lama dipromosiin/dibuka yaitu Pantai Kwaru di Yogyakarta dan akhirnya tanggal 26 Juni yang lalu, setibanya gue di Yogyakarta, gue langsung menuju ke Pantai Kwaru.

Pantai Kwaru memang ga seterkenal Pantai Parangtritis yang setiap liburan dijejelin orang. Dan Pantai Kwaru ini menurut ucapan saudara-saudara gue yang orang Jogja mirip Pantai Depok (tempat dimana kita bisa wisata kuliner, membeli seafood mentah disana, terus dikasih ke mbak/mas tukang masak, duduk lesehan di warung, main pasir sampai bosen dan sampai rambut kaku penuh pasir, nunggu lama banget sampai jenggotan, ngedumel gara-gara lapar dan baru deh itu seafood mateng..) Tapi memang Pantai Kwaru ini mempunyai ciri yang khas pantai daerah selatan : ombak besar dan pasir hitam.

Tapi berbeda dengan Pantai Depok dan pantai-pantai lainnya disana, Pantai Kwaru ini mempunyai deretan pohon cemara udang yang dapat melindungi kita dari terik matahari…