Langsung ke konten utama

2 Minggu di London

Hal-hal yang paling gue inget selama Homestay bersama EF Language Travel (20 Juni 2011-4 Juli 2011) :

- Mansfield Road
Gue tinggal disana selama 2 minggu, bersama keluarga angkat yang baiiik banget (dan kebetulan muslim juga).

- Bus nomer 24
Dari Mansfield Road menuju Euston (tempat UCL berada, EF London menyewa gedung di UCL untuk dijadikan sekolah bagi kami) menaiki bus nomer 24 tujuan Pimlico. Pulangnya menaiki bus nomer 24 dari Warren Street-Mansfield Road (tujuan Hampstead Heath). Selama 2 minggu menaiki bus ini, jadi agak-agak rindu gimana gitu hahaha.

(Pemandangan diatas bus double decker)

- Sainsbury's
Indomaretnya orang Inggris, tempat favorit gue dikala sedang lapar. Ayam pedasnya mantab, jualan nasi juga, cocok di kantong harganya.

(ayam+nasi)

- Camden Market
Sebelum ke London emang gue udah yakin kalo ini pasar bakal asik banget, dan ternyata benar! Wajib banget kesana. Saran gue sih kalo mau beli oleh-oleh ya ke Camden Market saja. Mau makanan? Oh banyak banget pilihannya. Tempat asik banget dengan berbagai barang (yang kebanyakan barang jadul dan aneh-aneh). Sayangnya di kunjungan kedua gue di Camden gue sendirian, jadi ga foto-foto deh :-((


- London Underground/Tube
alias kereta bawah tanah, disebut MRT kalau di Singapura. Indonesia kapan punya ya? Hehe. Ya, setiap hari sewaktu disana, gue selalu naik ini kereta. Gue kangen baca Tube Map-nya. Kangen naik-turun stasiunnya.
(Salah satu underground station, Baker Street Station)

-Hampstead Heath Park
Di London banyaaak sekali taman, tapi yang paling bikin jatuh cinta ya ini. Luas banget. Ada telaganya. Banyak angsa. Ada bukitnya. Dekat rumah hostfam lagi haha tinggal jalan kaki. Cantik banget ini taman. Suatu hal yang jarang (atau bahkan tidak ada?) di Indonesia ya ini, taman-taman cantik, tempat untuk kumpul sama teman, mancing, jalan santai, naik sepeda, ngajak jalan-jalan anjing ataupun tempat untuk tiduran santai (tapi hati-hati sama "ranjau" anjing ya)


- Teman-Teman EF Homestay
Teman-teman dari Indonesia maupun Internasionalnya (ada dari Italy, Sweden, Finland, France) dan juga Local Leader di London yang asik-asik.
(ki-ka : Elin (Sweden), Dinda, Rizky, Batara, Mahomi (Swe), gue, Erik (swe), Juan (tour escortnya anak bule), Marcus (Swe)

-Bangunan
Ya, gue kangen sama bangunan-bangunan tua di London (walaupun bangunan di Perancis lebih berseni sih) haha dalam pandangan gue, London itu kota tua, yaa modern sih, tapi ya tua. Rumah-rumah disana mirip sama rumahnya Uncle Vernon di Harry Potter, kembar dempet gitu rumahnya. Pokoknya tinggal disana jadi inget film Harry Potter deh.


-Londoners
Alias orang Londonnya sendiri. London itu multikultural banget. Berbagai ras dan agama ada disini. Mau cari orang Islam bercadar? Oh ada. Yahudi dengan topinya? Oh ada (bahkan gue pernah lewat di area khusus Yahudi, lengkap dengan berbagai restoran yang menyajikan makanan Kosher). Kesannya memang warga London kurang ramah ya, tapi kalau kita bertanya, pasti mereka jawab dengan baik dan benar hehe (dibanding warga Perancis yang terlihat jutek dan kesannya gamau banget ngomong bahasa Inggris).


(foto diambil di depan Primark oxford street)

Inti dari perjalanan gue ke London, apakah bahasa Inggris jadi lancar? Enggak juga.. Karena menurut gue sekolahnya juga kurang intensif ya. Tapi manfaat dari program ini adalah untuk buka wawasan aja, belajar kultur orang, dan dapet teman-teman baru.

(foto-foto diambil menggunakan BlackBerry 8520, makanya kualitasnya jelek :-p )

-sekian & ta

Komentar

  1. kyaaa kyaaa harusnya tanggal 7 lo masih disana tuungg *goyang2in badan shintung*
    trafalgar square men! harry potter premiere!

    eits eits fotonya maen rangkul2 aja yaaa lo hahaha

    BalasHapus
  2. @Lynn hetdah salahin EFnya tuh hahaha. Pada sirik ya gue rangkulan sama bule *kabur*

    BalasHapus
  3. Hey, slaam kenal
    wah enaknya sudah pernah keluar negeri.

    bagus tuh kalo di tulis pengalaman selama hidup disana lebih bnyk lagi.

    *Visit back my blog ya :)

    BalasHapus
  4. Huaw..huaw..pengen keluar,hiks.

    ah,kluar blogwalking je deh...suntuk.

    http://miztizandmagic.blogspot.com/

    relink y:)

    BalasHapus
  5. iseng ga bisa tidur eh ga tau kenapa nyasar kesini.. lama banget setelah sekian taun ga blogwalking ke sini.ternyata 1 postingan teratasnya bikin gw ga kedip.. yep London gitu

    1.Dingin ga tung dsana?
    2.ada macet ga?
    3.pasti bersih ya jalanannya..

    keren tung bisa jalan2 gitu,pengen gw, gw paling jauh ke jogja - jakarta blm pernah kemana2 :(

    BalasHapus
  6. Hallo.. uda lama bgt ini blog ada tp baru ak baca skg.. km ikut ef yang program apa ya? umum; dasar atau intensif.. pgn juva sih.. huhu

    BalasHapus
  7. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Makan dan Belanja Murah di London

Hah..
Tidak terasa sudah seminggu berlalu sejak gue meninggalkan London. Gue tinggal di London selama 2 minggu, mengikuti program EF Language Travel (homestay).
Di London, segalanya mahal, mulai dari pipis di stasiun underground yang tarifnya 30 pence sampai gantungan kunci/magnet kulkas yang harganya lebih dari 1 pound. 1 pound kan Rp.14000. Sakit hati banget deh disana hahaha.
Makanan? Jangan ditanya.. Mahal-mahal banget. Di Euston Underground Station (deket University College of London, tempat gue belajar english bersama EF), gue suka makan makanan Jepang, udon, yang harganya 5 pound. Enak? Biasa aja tuh. Makan di Burger King juga kisaran harganya segitu, burger kurang lebih 4 pound.
Nah, berhubung gue orangnya kere dan sangat pelit. Maka inilah tips makan murah di London ala gue :
-Makanlah di restoran KFC-KFCan, seperti Dixy Chicken atau Chicken Cottage, tersebar diseluruh London. Harganya lumayan murahlah (dibanding yang lain), apalagi kalo beli paket family, makan rame-rame, patunga…

P S K

Pelabuhan Sunda Kelapa yaa.. Bukan PSK-PSK yang lain

Mas-mas anak nongkrong Pelabuhan.

Jadi kan tanggal 6 April yang lalu gue maen ke Kota Tua tuh, masih dengan tetangga gue dan masih naik kereta, sama seperti jalan-jalan yang lalu.

Naik kereta dari Bekasi-Jakarta Kota... brrrmm..brrrmmm.. godokgodok..gedekgedek..jegesjeges.. Nyampe stasiun Kota, jalan kaki ke depan Museum Fatahillah, di tawarin nyewa sepeda+abangnya (karena gue udah lupa caranya naik sepeda), dianterin ke 5 tempat gitu (PSK, Museum Bahari, Menara Syahbandar, Jembatan Intan n Toko Merah) (FYI gue diboncengin abangnya, tapi tetangga gue bawa sepeda sendiri)

Jadi pertama, kami datang ke Pelabuhan Sunda Kelapa, ya.. emang target gue awalnya cuma pengen ke situ sih, mau hunting foto ceritanya..

Nah nah nah di Pelabuhan Sunda Kelapa ini, sama abang-sepedanya kita di ajak ke atas kapal... Masalahnya bukan terletak di : "kita di ajak ke atas kapal" tapi BEGIMANA CARANYA NAIK KE ATAS KAPAL YANG-LAGI-DI-CUCI itu karena g…